RUMAH BAGI HATI

Tags

Rumah Hati ini akan selalu nyaman untukmuRumah Bagi Hati,- Setelah satu sama lain membina komitmen untuk saling menitipkan masa depan. Sekali lagi, ada sebuah titik kesadaran yang harus kita pahami sebelum kita hidup menggenap. Yakni titik kesadaran bahwa kita harus saling menjadi rumah bagi pasangan kita. Iya, rumah. Tempat paling nyaman, tempat dimana kita selalu ingin pulang. Tempat dimana kita selalu merasakan ketenangan dan kedamaian.

Sering kali kita bersusah payah untuk memperbaiki diri, mengikuti apa yang diinginkan satu sama lain, menyediakan apa yang dibutuhkan, dan sering kali pula kita merasa kesulitan untuk menyelaraskan pendapat satu sama lain. Tak apa, jalani saja. Karena itu adalah tahap awal menuju sakinah.

Walau terkadang harus ada kesal yang terpaksa ditahan agar tak mencuat ke permukaan, walau terkadang diam jauh lebih baik daripada harus berbicara tapi melukai jiwa, walau terkadang ada perjuangan yang diabaikan, dan walau terkadang ada pengorbanan yang disia-siakan. Tak apa, teruslah bersama. Karena disana ada kasih sayang yang akan hadir menyapa, dan disana pula ada jalan bagi hati untuk menuju tempat paling nyaman.
.
Laki-laki harus berani berjuang, sedangkan perempuan harus rela berkoban untuk menemukan jalan bagi keduanya pulang. Lalu bagaimana setelah bersusah payah, hingga terasa lelah dan hilang arah, jalan bagi hati menuju pulang belum juga tertemui ? Ternyata ada hal yang luput dari pengawasan kita, hal paling penting yang sebenarnya itu adalah jalan utama menuju pulang; yaitu merasakan kebahagiaan.

Sering kali kita lupa bahwa perjuangan dan pengorbanan yang kita lakukan, seberat atau semudah apapun bentuknya selalu ingin mendapatkan balasan yang sama dari seseorang yang menjadi objek perjuangan dan kebahagiaan kita. Padahal seharusnya kita tak perlu seperti itu. Tugas kita hanyalah membahagiakan pasangan kita, tanpa perlu hati kita condong untuk mendapat balasan yang sama. Karena sejatinya, semakin besar perjuangan atau pengorbanan yang kita lakukan, harus semakin membuat kita bahagia. Bukan malah sebaliknya; merasa kesal dan terbebani dengan apa yang telah kita lakukan, apalagi merasakan kecewa yang terpendam.

Dan sering kali pula karena telah melakukan banyak perjuangan, kita selalu ingin menuntut pasangan kita agar memenuhi apa  yang kita mau. Padahal yang kita tuntut itu hanya baik untuk diri kita sendiri, tanpa pernah kita pedulikan bagaimana perasaan pasangan kita. Itu namanya egois. Karena banyak menuntut, bukan kebahagiaan yang akan hadir, melainkan rasa kecewa dalam diri, dan ketidaknyamanan pada pasangan kita.

Oleh sebab itu, untuk menjadi rumah paling nyaman baginya,  janganlah terlalu banyak menuntut agar ia menuruti apa yang kita pinta. Tugas kita hanya fokus bagaimana caranya agar ia selalu bahagia bersama kita. Maka dengan sendirinya, kita akan menjadi  tempat persinggahan paling nyaman bagi sebuah hati untuk pulang.
_____

Baca Juga :
Menitipkan Masa Depan

1 komentar so far

Yuk Merapat Best Betting Online Hanya Di AREATOTO
Dalam 1 Userid Dapat Bermain Semua Permainan
Yang Ada :
TARUHAN BOLA - LIVE CASINO - SABUNG AYAM - TOGEL ONLINE ( Tanpa Batas Invest )
Sekedar Nonton Bola ,
Jika Tidak Pasang Taruhan , Mana Seru , Pasangkan Taruhan Anda Di areatoto
Minimal Deposit Rp 20.000 Dan Withdraw Rp.50.000
Proses Deposit Dan Withdraw ( EXPRES ) Super Cepat
Anda Akan Di Layani Dengan Customer Service Yang Ramah
Website Online 24Jam/Setiap Hariny


EmoticonEmoticon